Friday, April 4, 2008

Kompetisi Film Dokumenter FORKAMI - PEMENANG

Kompetisi Film Dokumenter FORKAMI
Catatan Panitia

Usai sudah rangkaian Kompetisi Film Dokumenter FORKAMI. Pengumuman pemenang yang dilaksanakan pada tanggal 29 Maret 2008 di Pusat Kebudayaan Prancis di Jakarta (CCF Jakarta) menghasilkan tiga pemenang Kompetisi Film Dokumenter FORKAMI.

Perjalanan serta proses Kompetisi Film Dokumenter FORKAMI dimulai sejak Oktober 2007. Mengambil tema “Manusia dan Air” yang berbicara mengenai eksistensi air di Indonesia serta hubungannya dengan perilaku dan eksistensi manusia. Sajian kondisi nyata mengenai eksistensi air dan hubungannya dengan perilaku dan eksistensi manusia di sekitarnya dirasakan sangat penting dalam membangkitkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama terlibat dalam segala macam upaya konservasi air.

Tujuan dari kompetisi ini adalah mengumpulkan film-film dokumenter pendek yang akan dijadikan sebagai alat kampanye penyadaran masyarakat atas penting isu persoalan air, baik di Indonesia maupun dunia.

Terkumpul 42 film dokumenter dari berbagai kota di Indonesia. Dari ke-42 film tersebut, panitia meloloskan 11 film yang masuk kedalam kompetisi dan dari 11 film tersebut, 6 film lolos sebagai nominator kompetisi yang akan memperebutkan pemenang I, II, dan III yang nanti akan dibacakan oleh dewan juri.

Dengan ini FORKAMI mengucapkan kepada semua pihak yang telah membantu segala proses kompetisi ini;
Water (Water and Sanitation Network) atau JAS (Jaringan Air dan Sanitasi), ESP-USAID (Environmental Service Program - United States Agency for International Development), TPJ ( Thames PAM Jaya), PALYJA (PAM Lyonnaise Jaya), Pusat Kebudayaan Prancis di Jakarta (Mr. Patrick perez) yang telah menyediakan tempat untuk menyelenggarakan program pemutaran kompetisi ini, serta Green Radio yang mendukung acara ini.

Kembali kepada 11 film yang berlaga di kompetisi ini, terpilih 6 film yang menjadi nominator Kompetisi Film Dokumenter FORKAMI. Dan ke-6 nominator itu adalah:

Ribuan Warga Dambakan Air Bersih dan Sehat Karya Bambang Hengky

Sang Pawang Air karya Bowo Leksono

Badai (Berharap Air di Atas Air) karya Onny Kresnawan

Mata Air Mata karya Aditya Wardhana

MataAirMata karya Shalahuddin Siregar

Punggung Berkeringat di Tanah Yang Retak (Ngobrol dengan Mbok Giyem) karya M. Toha Nuhson Hajji

Keenam film tersebut yang dianggap oleh panitia dapat mewakili kriteria yang syaratkan oleh panitia Kompetisi Film Dokumenter Forkami. Dan kriteria isi tersebut meliputi:

I. Konteks Tema
Seberapa dekat karya dengan konteks tema kompetisi: “Manusia dan Air”.

II. Kefaktualan dan Keaktualitasan Isu
Penilaian ini akan melihat bagaimana karya tersebut merangkum fakta-fakta aktual mengenai isu air di Indonesia. Seberapa dekat karya bersangkutan dengan fakta aktual isu air di Indonesia? Seberapa kuat karya tersebut menyajikan fakta-fakta yang ada?

III. Penyajian
Penilaian ini akan melihat keseimbangan penyajian informasi dengan kemampuan artistik pengkarya dalam mengemas informasi tersebut. Karya tidak diharus dilihat sebagai bentuk “berita” atau “reportase” mengenai isu air dan manusia, namun juga dapat menggali sisi lain dari isu tersebut dalam kerangka narasi kecil.

IV. Lain-lain
Penilaian diluar tiga kerangka diatas sebagai nilai tambah bagi karya.

Sedangkan penjabaran tema Manusia dan Air meliputi:

- Sajian kondisi nyata isu eksistensi air di Indonesia
- Perilaku manusia dalam memperlakukan air
- Kualitas air dan isu kesehatan masyarakat
- Konservasi air dari berbagai sudut pandang
- Air sebagai bagian dari kebudayaan dari sebuah peradaban

Tujuan dari kompetisi adalah untuk mengumpulkan film dokumenter yang berbicara mengenai isu air dari berbagai aspek dan korelasinya dengan hidup serta kehidupan manusia.

Panitia juga mencatat, dari ke-42 karya film pendek dokumenter yang masuk, mayoritas belum mampu untuk menggambarkan isu persoalan air secara utuh. Panitia masih banyak menemukan karya yang bersifat reportase dan tidak menggali fakta maupun data lebih jauh. Dengan isu persoalan air yang kompleks, simplifikasi persoalan banyak sekali terjadi di film-film yang masuk ke panitia.

Namun bukan berarti keenam nominator tidak memiliki kelemahan. Kurangnya penajaman isu hingga cara menampilkan data masih menjadi kelemahan utama yang muncul. Tapi keenam film nominasi inilah yang kemudian dianggap paling memenuhi syarat untuk masuk ke penjurian final.

Dari enam film, dewan juri memilih tiga terbaik untuk ditentukan pemenang I, II, dan III. Penilaian meliputi berbagai aspek, baik secara artistik maupun kekuatan isu yang disampaikan.

Dan ketiga film itu adalah:

Badai (Berharap di Atas Air) Karya Onny Kresnawan sebagai pemenang III.

Sang Pawang Air karya Bowo Leksono sebagai pemenang II.

Punggung Berkeringat di Tanah Yang Retak (Ngobrol dengan Mbok Giyem) karya M. Toha Nuhson Hajji sebagai pemenang I.

Dan berikut adalah penjelasan rasionalisasi juri atas tiga film pemenang tersebut:

Punggung Berkeringat di Tanah Yang Retak (Ngobrol dengan Mbok Giyem) karya M. Toha Nuhson Hajji dianggap paling mampu menterjemahkan kriteria yang ditentukan oleh panitia. Bagaimana perjuangan mendapatkan air yang merupakan simbol dari kehidupan manusia tergambarkan dengan baik. Pengorbanan, tolenransi, dan kekuatan isu yang lintas sektoral serta pesan yang tersampaikan dengan baik juga menjadi poin yang menjadikan film ini menjadi pemenang pertama.

Sang Pawang Air karya Bowo Leksono, menampilkan satu solusi menarik akan permasalahan air di masyarakat. Inisiasi masyarakat dalam mengatasi persoalannya secara kolektif merupakan gambaran menarik didalam film ini. Namun film ini terlalu deskriptif dalam menampilkan data serta fakta. Pembuat film kurang maksimal dalam memanfaatkan eksplorasi visual dalam karyanya, walau tidaak dapat dipungkiri secara teknis, film ini tampil dengan baik.

Badai (Berharap Air di Atas Air) karya Onny Kresnawan menggambarkan satu kondisi ironis masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai. Persoalan kesehatan yang terkorelasi dengan konsumsi air sungai ditempat mereka tinggal adalah satu poin penting dalam film ini. Namun film ini belum cukup dalam menampilkan data yang faktual bagaimana perubahan lingkungan tempat mereka tinggal menjadi daerah penanaman sawit yang diduga turut merusak kualitas air yang mereka konsumsi.

Sedangkan untuk tiga film lainnya, dewan juri mencatat kurangnya kejelian pembuat film dalam menterjemahkan kriteria yang diinginkan oelh panitia hingga teknis pembuatan yang tidak maksimal yang merupakan alasan mengapa dewan juri tidak memilihnya.

Namun bagi semua karya baik yang lolos seleksi maupun tidak, panitia serta dewan juri berterimakasih kepada semua pembuat film yang mengirimkan karyanya. Pada dasarnya, kompetisi ini bukan soal menang atau kalah, tapi mencoba untuk mengajak semua pihak untuk menyadari pentingnya isu air bagi kita semua.

Jakarta, 29 Maret 2008
Kompetisi Film Dokumenter FORKAMI

7 comments:

Anonymous said...

belajar forex

forex

bisnis internet

internet marketing

belajar internet marketing

walet

sarang walet

cd walet

sarang burung walet

rumah walet

mesin walet

best forex robot

best forex robots

forex robots

forex robot

forex signal

forex signals

Permana Yudiarso said...

apakah saya dapat berdiskusi dan menonton film ttg inovasi masyarakat dalam penyediaan air dgn kerangka konservasi air.

topik ini menjadi tesis studi saya dan beberapa infomrasi tersebut dapat membantu mengembangkan kerangka pemikiran dalam tesis, mohon bantuannya untuk dapat berdiskusi dan menonton film yang relevan

hormat saya,
Permana Yudiarso,
mahasiswa SAPPK-ITB
permana.yudiarso@gmail.com

khonmanrak said...

Thank for sharing.
เสื้อบอล | มะนาว | สุนัข | ภาพเคลื่อนไหว | เครื่องสำอาง | Printable Checkbook Register | Foreclosure Process | Waterpik Ultra Water Flosser | Cheap vacuum | Best Vacuums For Pet Hair

Ahmad Saadillah said...

keren deh pokoknya...
salam kenal ya..
http://penerbit.saadillah.com/2014/04/cipto-junaedy.html
http://catatan.saadillah.com/2014/04/catatan-singkat-mengenai-cipto.html
ADRO TEXTILE Konveksi Murah Indonesia – Tlp 081362666444 !
Cipto Junaedy
Decoder TV Kabel Berbayar Piala Dunia 2014
Sambut brazil 2014
Paket Wisata dan Tour Murah Indonesia Hanya di Piknikers.com
Kursus Seo dan Internet Marketing Terbaik di Jakarta
http://internetdalam.blogspot.com/2014/04/koleksi-link-saya.html
http://www.lintas.me/channel/technology/all/trending/1/&source=rasakanbedanya.blogspot.com&title=decoder-tv-kabel-berbayar-piala-dunia-2014
http://google.co.id/
Hotel murah di jakarta
http://belajarsingkat.edublogs.org/2014/04/17/cipto-junaedy/

Anonymous said...

handuk bordir nama - harga handuk souvenir - handuk bayi terry palmer - grosir handuk terry palmer murah - handuk terry palmer murah - handuk mutia - handuk anak - souvenir handuk ulang tahun - harga souvenir handuk murah - pusat grosir handuk - handuk grosir murah - pusat grosir souvenir murah - grosir souvenir ulang tahun anak - rajawali emas meruya - handuk rajawali emas - souvenir handuk ulang tahun anak - jual handuk grosir - handuk murah - http://www.rajawali emas.com - souvenir handuk bordir murah - bordir nama handuk - paket handuk terry palmer - pusatgrosirhandukhargamurah-rajawaliemas - handuk bordir karakter - grosir handuk sapu tangan murah - grosir handuk souvenir murah - handuk bordir murah - grosir handuk anak murah - saputangan handuk grosir - www.rajawali emas.com - handuk merah putih murah - harga souvenir handuk bordir murah - grosir plastik mika souvenir - grosir souvenir handuk murah - grosir souvenir ultah anak - grosir sapu tangan handuk

Unknown said...

Nice Post, bermanfaat banget
Numpang iklan yah min
Mitra303 | Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Bola
Agen Judi Online
Agen Judi
Agen Judi Terpercaya
Agen Bola
Bandar Judi
Bandar Bola
Agen SBOBET
Agen Casino
Agen Poker
Agen IBCBET
Agen Asia77
Agen Bola Tangkas
Prediksi Skor

Anonymous said...

988bet
988Bet
Prediksi Skor 988Betonline
Prediksi Manchester City Vs Basel 8 Maret 2018
Prediksi Tottenham Vs Juventus 8 Maret 2018
Kesaksian Mencekam saat Geng Motor Beraksi di Kemang
5 Pemain Chelsea yang Digaji Murah, Nomor 1 Diincar Madrid
Lift Jatuh Mendadak? Segera Lakukan 4 Tips Ini untuk Menyelamatkan Diri